Sertifikat Badan Usaha atau SBU bisa diibaratkan sebagai bukti profesionalitas kerja suatu perusahaan. Setiap perusahaan yang memiliki sertifikasi ini, biasanya berhak untuk mengikuti pelelangan atau tender berkaitan dengan instansi pemerintah, baik pada pertambangan minyak, gas hingga BUMN. Lantas, bagaimanakah cara membuat SBU di OSS? Lebih jelasnya simak panduannya sebagai berikut.
Cara Membuat SBU di OSS untuk Perusahaan Konstruksi
Di antara semua jenis SBU, bidang SBU konstruksi menjadi bagian yang paling banyak diminati. Beberapa perusahaan membutuhkan sertifikasi ini sebagai bukti untuk mengikuti pengadaan barang. Agar bisa mendapatkan SBU konstruksi, maka perusahaan harus mengajukan permohonan melalui LSBU.
Kemudian, perusahaan bisa melakukan pengajuan SBU secara online melalui lembaga OSS. Adapun tahapannya mencakup permohonan, pembayaran, verifikasi maupun validasi. Selain itu, juga penolakan atau persetujuan permohonan membuat SBU. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian SBU
Secara umum, Sertifikat Badan Usaha atau SBU merupakan surat sertifikasi dari lembaga terakreditasi KADIN atau LPJK. Kepemilikan sertifikasi ini membuktikan bahwa perusahaan bisa melakukan seluruh pengadaan barang maupun jasa.
Adanya SBU ini menjadi bukti formal atas kredibilitas perusahaan sesuai klasifikasi dan kualifikasi. Ketika mengajukan SBU, badan usaha harus menyebutkan klasifikasi usaha yang akan dicantumkan dalam surat permohonan.
Pengurusan Sertifikat Tenaga Ahli atau Terampil (SKA/SKT)
Beberapa orang seringkali bingung terkait perbedaan antara SKA dan SKT. Dalam hal ini, sertifikat untuk tenaga ahli mengarah pada intelektual. Sementara tenaga terampil lebih mengarah pada kemampuan dari masing-masing individu.
Jika ingin mengajukan sertifikasi tenaga ahli, pengusaha harus mengumpulkan beberapa dokumen penting. Misalnya seperti surat pengalaman kerja, fotocopy ijazah, kompetensi kerja pemohon, fotocopy NPWP dan KTP, juga surat pernyataan.
Jika pengusaha membutuhkan sertifikat tenaga yang terampil, maka harus mengumpulkan berbagai dokumen serupa. Misalnya seperti fotocopy ijazah, fotocopy KTP, daftar pengalaman kerja, surat pernyataan dan mengurus Sertifikat Badan Usaha.
Pengurusan SBU
Setelah memiliki dokumen yang diperlukan, perusahaan bisa menerapkan cara membuat SBU di OSS. Penting untuk diingat bahwa SBU ini dikhususkan bagi sebuah perusahaan. Namun jika membutuhkan sertifikat untuk perorangan, maka pengusaha harus mengurus TDUP terlebih dahulu.
Dalam praktiknya, pengusaha harus mempersiapkan syarat wajib untuk membuat SBU lewat OSS, sebagai berikut.
- Dokumen standar
- KTA terakreditasi
- SKA atau SKT
- Persiapan laporan keuangan perusahaan
- Struktur organisasi
- Salinan KTP dan KK dari pendiri
- Pas foto 4×6 sebanyak 6 lembar
- Pengurusan SIUJK dari OSS
Selain memperhatikan beberapa syarat di atas, pengusaha juga harus menyiapkan dokumen-dokumen penting. Dokumen ini berkaitan dengan pembuatan SBU, SBU, SPPL, surat Izin Tetangga, foto kantor dan IMB, serta bukti pembayaran pajak.
Proses Pengajuan
Cara membuat SBU di OSS selanjutnya adalah membuka laman OSS. Namun sebelumnya, pengusaha harus mengaktifkan akun OSS dengan cara berikut.
- Pertama, buka laman OSS dan klik “Daftar”.
- Selanjutnya akan muncul sebuah form pertanyaan. Isi form tersebut dengan lengkap. Sebagai catatan, pengusaha harus mengisi NIK dari penanggung jawab perusahaan.
- Jika sudah, tuliskan alamat email pengusaha.
- Cek email untuk memverifikasi akun OSS.
- Selanjutnya, masuk ke laman OSS menggunakan akun yang terverifikasi.
- Ikuti instruksi dan unggah dokumen yang sebelumnya sudah dipersiapkan.
Mengapa Pembuatan SBU Begitu Penting?
Pada dasarnya, pembuatan SBU menjadi langkah penting bagi pengusaha yang ingin melebarkan bidang bisnisnya. Adanya SBU ini bisa dijadikan sebagai tolok ukur terkait seberapa kredibel suatu perusahaan untuk memenangkan tender atau proyek.
Dalam praktiknya, seluruh perusahaan besar maupun kecil berkeinginan untuk mendapatkan vendor dari mega proyek. Namun, ada kalanya proyek atau tender besar tidak bisa diambil sembarang oleh vendor.
Sementara itu, proyek-proyek besar biasanya melakukan seleksi ketat untuk memilih perusahaan konstruksi sebagai mitra kerjasama yang handal dan profesional. Berdasarkan hal tersebut, kepemilikan SBU bisa jadi poin emas untuk melangkah sukses dalam mendapatkan berbagai proyek besar dari pemerintah.
Bagaimana, sudah jelas bukan? Cara membuat SBU di OSS menjadi bagian penting bagi perusahaan yang dingin mengembangkan bidang usahanya. Tanpa pembuatan SBU ini, maka perusahaan tidak bisa mendapatkan ataupun memenangkan proyek-proyek besar.
Baca Juga : Pentingnya Klasifikasi SBU Konstruksi Terbaru untuk Pelaku Usaha Jasa Konstruksi
